Ini Momen Pertama Agus Muncul ke Publik Setelah Mengakui Kekalahan

By 28/02/2017 Politik
Agus Yudhoyono saat memberikan keterangan pers di Sport Mall Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Timur, Sabtu (25/2).

Agus Yudhoyono saat memberikan keterangan pers di Sport Mall Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Timur, Sabtu (25/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Setelah mengakuiĀ  kekalahan, calon gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono, tidak lagi menampakkan diri di hadapan publik.

Putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini rupanya lebih banyak menghabiskan waktu buat keluarga. Hal ini seolah dilakukannya untuk membayar waktu yang sebelumnya lebih banyak tersita untuk kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.

Namun pada Sabtu (25/2) lalu, untuk pertama kali Agus kembali muncul di hadapan publik di Sport Mall Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Timur. Kemunculan Agus untuk mewakili sang ayah dalam membuka kejuaraan International Open Karate Champions Susilo Bambang Yudhoyono Cup XIV/2017.

Suami dari Annisa Pohan ini didaulat menjadi inspektur upacara dalam pembukaan acara. Saat tiba di Mahaka Square pada pukul 14.15 WIB, Agus tidak memberikan komentar sedikitpun kepada wak media. Dia lebih memilih segera masuk ke arena pertandingan.

Kedatangannya disambut histeria teriakan dari para peserta kejuaraan, dimana diikuti siswa SD hingga orang dewasa, dan dari tingkat yang rendah hingga yang tertinggi. Menanggapi sambutan peserta, Agus pun hanya melambaikan tangannya.

Panitia pelaksana Kejuaraan Karate SBY Cup XIV, Jackson Kumaat memberikan pujian kepada AHY dengan sebutan sebagai ksatria karena telah tampil dalam Pilkada DKI Jakarta, meski akhirnya kalah. Menanggapi pujian dari panitia acara tersebut, Agus pun hanya bisa bertepuk tangan.

“Terima Kasih Mas Agus yang telah mengajarkan kami bersikap kstaria,” kata Jackson Kumaat dihadapan ribuan peserta Kejuaraan Karate SBY Cup XIV.

Setelah laporan Ketua panitia usai, Agus pun diberi kesempatan untuk menerima secara simbolis Piala Kejuaraan SBY Cup. Dia pun berbalik ke tempat inspektur upacara, lalu memberikan sambutan.

AHY meminta para peserta untuk menjadi ksatria. Karena karate mengajarkan jiwa ksatria yang sportif. “Saya mendapatkan amanah dari Bapak SBY, saya merasa sangat bahagia, bersyukur dan bangga hati, karena berada di tengah-tengah anggota kejuaraan dari 33 provinsi di Indonesia,” kata Agus.