Dahsyat !!! Ahok kini di ‘arus besar’ ekonomi-politik, semakin tangguh bertarung

By 15/03/2016 Politik

IMG20160315170415

BENDERAnews, 15/3/16 (JAKARTA) – Posisi Ahok, Gubernur DKI Jakarta, semakin tangguh saja. Orang nomor satu di ibukota negeri ini bisa dikatakan sudah berada pada “arus besar” yang benar-benar dahsyat, karena di sana ada gelombang kekuatan ekonomi-politik, juga menyatunya institusi masyarakat seperti gerakan ‘people power’ di Filipina ‘tempo doeloe’.

“Kekuatan-kekuatan yang banyak digerakkan oleh kaum muda, aktivis, intelektual, juga didukung kaum menengah ke atas di lingkup birokrasi serta dunia usaha, menjadikan Ahok semakin siap dan tangguh untuk bertarung pada Pilkada Gubernur (Pilgub) Jakarta tahun 2017 mendatang,” kata mantan aktivis 1998, Jackson Kumaat pada ‘focus group discussion’ bertajuk “Fenomena Ahok, Menelusur Jalan Demokrasi di Ibukota Negeri”, di ruang studi DPP Generasi Penerus Pejuang Merah Putih 14 Februari 1946 (GPPMP), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa sore (15/3/16).

Dipandu oleh Hanny Senewe dari DPP GPPMP, Jackson berbicara dengan mengambil sub-topik “Arus Besar versus Arus Kecil”, dan coba mengurai sejarah perpolitikkan negeri ini sejak era Bung Karno, hingga tumbangnya Soeharto, lalu munculnya para pemimpin baru pasca-reformasi.

“Yang paling dekat, kita melihat bagaimana ‘arus besar’ ini pernah menjadikan sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), lalu Joko Widodo alias Jokowi merebut tahta RI-1, padahal keduanya menghadapi kekuatan-kekuatan dahsyat. Misalnya saja, SBY sepertinya cuma dipandang sebelah mata, ketika menghadapi dua pesohor yakni Wiranto dan Megawati dalam Pilpres 2004. Tetapi, ternyata ‘arus besar’ massa aksi tak terbendung memenangkan SBY,” papar Jackson yang kini masih menjabat Ketua DPD KNPI Sulut, Ketua PSSI Sulut dan Wakil Ketua Kadin Sulut.

Selanjutnya, demikian Jackson yang akrab dengan julukan ‘Jacko’ menunjuk putaran ‘arus besar’ berikutnya. Yakni yang menghantar Jokowi menumbangkan nama sekaliber Prabowo Subianto pada Pilpres 2014.

“Baik SBY dan Jokowi sempat mengalami terlebih dulu proses marjinalisasi, atau istilah populer ketika itu ‘penzoliman’. Misalnya saja Jokowi disebut ‘wong deso’ yang minim pengalaman memimpin dan seterusnya. Tetapi fakta menunjukkan, Jokowi (bersama Ahok) mampu menumbangkan ‘kepungan politik’ saat Pilgub DKI Jakarta, juga lolos mulus menjadi Presiden RI,” tandasnya dalam diskusi yang dihelat bersama oleh Institut Studi Nusantara (ISN), komunitas Ajang Dialog Revolusi (ADR), juga didukung DPP GPPMP tersebut.

Kalahkan rasionalitas

Yang pasti, menurut Jacko, ‘arus besar’ massa aksi itu seringkali mengalahkan rasionalitas.

“Yah, hal-hal yang rasional dan bahkan obyektif tak berdaya, ketika kita berhadapan dengan ‘arus besar’ sedemikian. Dan itulah kini yang sedang dijalani Ahok,” ujarnya yang tampil bersama dua pembicara lainnya, yakni politisi kawakan dan peneliti nuklir, Markus Wauran serta Viktus Murin (Direktur Eksekutif Lembaga Kajian dan Aksi Kebangsaan/LKAK dan mantan Sekjen Presidium Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia/GMNI, kini juga Tenaga Ahli DPR RI).

Tiga peserta diskusi, Donny Lumingas, Sekjen DPP GPPMP (juga mantan Sekjen Presidium Pusat GMNI) dan Kamang Toreh (Ketua BPC Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia/GMKI Manado) serta Bobby Worotitjan (salah satu Ketua DPP GPPMP dan aktivis Pemuda Katolik) nyaris senada dengan Jacko.

Ketiganya menunjuk pada “kehebatan jejaring” yang digerakkan oleh para muda di belakang Ahok.

“Kekuatan jaringan berbasis media sosial (Medsos) itu jangan dianggap remeh. Inilah yang juga menjadikan Jokowi tangguh saat Pilgub DKI juga Pilpres. Dan di balik itu semua, ada kekuatan anak muda di sana. Anda tengok saja sejarah kita, Bung Karno dengan kekuatan pemuda di belakangnya tak terhentikan untuk memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia. Lalu, Soeharto, tumbang karena kekuatan anak muda. Terkini, Jokowi berhasil merontokkan kemapanan lawan-lawannya. Dan di balik semua itu, ada anak muda. Ini ‘fenomena anak muda”. Dan ini pula yang kini ada di belakang Ahok,” demikian Kamang Toreh. (Tim BENDERAnews)

SUMBER : http://www.benderanews.com/20160316/dahsyat-ahok-kini-di-arus-besar-ekonomi-politik-semakin-tangguh-bertarung