Jackson Kumaat

 

tentang Jackson kumaat

Indonesia | English

Saya Jackson Andre William Kumaat adalah putra asli Minahasa, ayah saya Nico Prawira Lambertus Kumaat berasal dari desa Lansot, Kec. Tareran, Kab. Minahasa Selatan dari keluarga Kumaat-Lumangkun. Kami adalah keluarga besar dari Tonaas Wangko Umbanua Teterusan Letjend TNI (Purn) Drs. Arie J. Kumaat, SH. Ibu saya adalah Sofie Sukarni Mangowal dari keluarga Mangowal-Pangkey berasal dari Sonder, Kab. Minahasa.
Saya sudah menikah. Istri saya Sisca Cicelia, kami telah dikaruniai 2 orang anak yaitu; Joseph William Jeffrey Kumaat dan Danya Amabelle Naomi Kumaat. Saya sangat senang dan aktif dalam kegiatan-kegiatan organisasi kemasyarakatan dan kegiatan gereja. Umur saya sekarang 33 Tahun dan mengenyam pendidikan terakhir di Jurusan Manajemen Keuangan, Institut Bisnis Nusantara dan Universitas Surakarta, Solo, Serta Fakultas Hukum di Universitas 17 Agustus Jakarta. Sejak dari SMP aktif dalam kegiatan organisasi. Di masa SMP dan juga di SMA aktif sebagai Ketua OSIS dan menjadi Sekretaris Umum Senat Mahasiswa serta aktif dalam pergerakan mahasiswa 98 melalui Forum Kota (FORKOT).

Seiring dengan bakat dan jiwa politik saya yang terus berkembang; di umur 26 tahun saya ikut mendirikan dan mendeklarasikan lahirnya organisasi masyarakat Barisan Indonesia (BARINDO), kemudian di umur 29 tahun saya mendirikan serta ditunjuk menjadi Ketua Umum Partai Politik Peserta Pemilu 2009 yaitu Partai Karya Perjuangan (PAKAR PANGAN) dan aktif di dalam Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo pada Pilpres 2009. Saat usia 27 Tahun sampai dengan 29 tahun, saya aktif di Pemerintahan sebagai narasumber di Kesekretariatan Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia (WANTANAS), di bidang olahraga sebagai karateka menjadi Ketua Panitia Kejuaraan Karate Nasional Terbuka INKAI SEKOCI Piala Susilo Bambang Yudhoyono mulai dari tahun 2007, tahun 2008, tahun 2009, tahun 2010 dan tahun 2011. Ditahun ini memperebutkan Piala Susilo Bambang Yudhoyono (SBY CUP) Ke-VIII. Serta saat ini saya memiliki dan aktif menjalankan 12 Perusahaan dan yayasan di bidang pendidikan dan sosial.
     

 

ARTikel terbaru

GMNI: Jangan Terpancing Isu SARA

8 Mei 2013

TRIBUNMANADO, MANADO - Pasca rapat tim formatur musyawarah kota XII KNPI Kota Manado tercipta isu-isu perpecahan. Terkait ini, sejumlah kader GMNI meminta semua kader pemuda di Sulut khususnya tak terpengaruh isu tersebut.

Demikian diungkapkan Michael Polii ST Ketua Koordinator Daerah (Korda) GMNI Sulut via rilis kepada Tribun Manado, Selasa (8/5).

Ia mengakui persoalan bermula dari penetapan Harold Heydemans yang meraih 4 suara dan menang dari Rahman Ismail 3 suara sebagai Sekretaris KNPI Manado.

Dikatakannya ada sejumlah oknum tak bertanggungjawab yang ingin memprovokasi pemilihan tersebut
more...